Mari Ber-Amor Fati!


Amor fati adalah istilah untuk seseorang yang mencintai takdir hidupnya. Menerima takdir yang sudah digariskan termasuk menerima kehidupan pahit yang dialami dengan sepenuh hati. Konsep amor fati ini pertama kali dikaitkan dengan seorang filsuf Yunani kuno yaitu Epictetus yang bermazhab stoa dan melalui tulisan-tulisan Marcus Aurelius seorang kaisar Romawi pada 160 M, kemudian dijelaskan kembali dengan bahasa yang mudah dipahami oleh Nietzsche seorang Filsuf Jerman.

Nah, begitulah sejarah singkatnya dari istilah amor fati ini. Lantas, apa sih pentingnya amor fati bagi kita? Tentu saja sangat penting loh, sebab di dunia ini kita memerlukan yang namanya kekuatan mental untuk menghadapi segala kemungkinan terburuk dalam hidup seperti kegagalan, kesedihan dan patah hati setelah putus dengan pacar hehe.

Nah, semua itu akan tersingkirkan dengan yang namanya amor fati atau mencintai takdir ya kawan-kawan. Selain itu, kepandaian mengelola mental juga merupakan salah satu kunci kehidupan. Konsep amor fati ini memperlihatkan kekuatan mental dengan cara menerima apa yang kita punyai sekarang ini. Tak peduli seberapa kamu mengalami kesedihan karena kegagalan yang terpenting kamu menerima dengan setulus hati takdir itu.

Kurang lebih seperti itu penjelasan tentang amor fati, semoga bermanfaat ya.
Oh ya, jangan ragu untuk memberi kritik dan saran di komentar, biar kita sama-sama belajar. Terima kasih.


Referensi : Quora

Komentar

Postingan Populer